Pendidikan

"Pendidikan Turut Mencerdaskan Kehidupan Bangsa" Pendidikan

Akumulator

Posted By: faqih bahrudin - 11:58 AM

Akumulator (aki) adalah sebuah alat yang dapat menyimpan energi (umumnya energi listrik) dalam bentuk energi kimia. Contoh-contoh akumulator adalah baterai dan kapasitor.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg0w3pjv5Cp7GV02GIB86kJDZifSgGk2sHTOaqfsAi4mnpIylU0DKp3rDcJwTzFH-QLgYhEznokOXF2iridFaK8M3BWgTu_bIUa-DEHqyFP6MIKp1FXZb_OnP1n94BOlgJtqmi1xU17ATHq/s1600/0192801015.lead-acid-accumulator.1.jpg
Elektrode accumulator baik anode dan katode terbuat dari timbal (Cu) berpori. Bagian utama akumulator, yaitu :
1.      kutub positif (anode) terbuat dari timbal dioksida (PbO2), 
2.      kutub negatif (katode) terbuat dari timbal murni (Pb), 
3.      larutan elektrolit terbuat dari asam sulfat (H2SO4) dengan kepekatan 30%. 

Lempeng timbal dioksida dan timbal murni disusun saling bersisipan akan membentuk satu pasang sel akumulator yang saling berdekatan dan dipisahkan oleh bahan penyekat berupa isolator. Beda potensial yang dihasilkan setiap satu sel akumulator 2 volt. Dalam kehidupan sehari-hari, ada akumulator 12 volt yang digunakan untuk menghidupkan starter mobil atau untuk menghidupkan lampu sein depan dan belakang mobil. Akumulator 12 volt tersusun dari 6 pasang sel akumulator yang disusun seri. Kemampuan akumulator dalam mengalirkan arus listrik disebut kapasitas akumulator yang dinyatakan dengan satuan Ampere Hour (AH). Kapasitas akumulator 50 AH artinya akumulator mampu mengalirkan arus listrik 1 ampere yang dapat bertahan selama 50 jam tanpa pengisian kembali.

MACAM - MACAM AKI 
1. AKI KERING

http://gambar.otomotifnet.com/Kanal%20MOTOR/Tips/2011/11-November/20111109-akikering_2.jpg
Adalah accu yang paling banyak digunakan pada kendaraan hingga saat ini. Accu ini berisi air accu (cairan asam belerang / sulfuric acid). Pada accu basah, terdapat lubang dengan tutup yang dapat dibuka-tutup untuk menambah air accu. Air accu dapat berkurang saat accu digunakan. Hal ini terjadi karena reaksi kimia di dalam accu antara air accu dengan sel accu.
Keuntungan menggunakan Accu Basah:
a.       Dapat menggunakan ‘vitamin accu’ berupa tablet yang dijual di toko asesoris atau larutan EDTA, untuk memperpanjang usia pakai accu tersebut.
b.      Harga relatif lebih murah dibandingkan jenis accu yang lain.
Kekurangan Accu Basah:
a.       Wajib memeriksa ketinggian air accu secara berkala, jika air accu berada di bawah level LOW, dapat merusak sel accu.
b.      Memiliki tingkat Self-Discharge paling besar (0.8-1.0% volume/day


2.      AKI HYBRID
http://www.akimobil.net/wp-content/uploads/2011/10/gs-gold-shine-hybrid-NS70.jpg
Accu Hybrid, hampir sama dengan Accu Basah. Perbedaannya terletak pada material pada komponen sel/lempengan grid. Accu Hybrid menggunakan Low-Antimonial pada lempengan grid (+) dan Calcium pada lempengan grid (-).
Keuntungan Accu Hybrid:
a.       Relatif lebih baik dengan Accu Basah (Antimonial Battery).
Kekurangan Accu Hybrid :
a.       Memiliki tingkat Self-Discharge yang besar (0.5-0.6% volume/day)

3.      AKI KALSIUM
Adalah accu yang menggunakan Calcium pada lempengan grid (+) dan (-).
Keuntungan Accu Kalsium:
a.       Mempunyai performance yang baik dibanding accu Antimonial dan Hybrid di atas.
b.      Mempunyai daya tahan / usia pakai yang baik. (tahan lama).
c.       Tingkat Self-Discharge paling kecil (0.1-0.2% (volume/day)
Kekurangan Accu Kalsium:
a.       Relatif lebih mahal

4.      AKI MAINTENANCE FREE (MF)
Accu MF adalah suatu produk accu yang menggunakan desain khusus sehingga dapat menekan penguapan air accu. Dengan demikian tidak diperlukan penambahan ulang air accu.Accu MF dapat berupa Accu Hybrid maupun Accu Calcium.
Keuntungan Accu MF:
a.       Tidak diperlukan pengisian air accu

5.      AKI SEALED
Accu Sealed adalah accu yang menggunakan Calcium pada lempengan grid (+) dan (-), dengan penyekat berupa jaring (mat) yang menyerap cairan elektrolit (umumnya berupa gel), dengan kemasan accu yang tertutup rapat (disegel). Ketika terjadi penguapan/gas, akan diserap oleh mat tersebut, sehingga tidak terjadi pengurangan jumlah cairan elektrolit. Accu ini sering disebut Accu Kering.
Keuntungan Accu Sealed:
a.       Bebas perawatan (maintenance free)
b.      Performa kerja yang baik.
Kekurangan Accu Sealed:
a.       Harga sangat mahal
b.      Tidak tahan ditempatkan pada suhu tinggi

PRINSIP KERJA AKUMULATOR
Prinsip kerja aki, pada saat aki dipakai , kedua elektrodenya perlahan-lahan akan menjadi timbal sulfat. Hal itu disebabkan, kedual elektrode beraksi dengan larutan asam sulfat. Pada reaksi tersebut, elektrode timbal melepaskan banyak elektron.
Akibatnya, terjadi aliran arus listrik dari pelat timbal dioksidanya. Setelah beberapa lama dipakai, akhirnya kedua elektrode tertutup oleh timbal sulfat .Akibatnya diantara keduanya tidak ada lagi beda potensial. Keadaan tersebut disebut , akinya soak / mati. Dalam aki terdapat elemen dan sel untuk penyimpan arus yang mengandung asam sulfat (H2SO4). Tiap sel berisikan pelat positif dan pelat negatif Pada pelat positif terkandung oksid timah coklat (Pb 02), sedangkan pelat negative mengandung timah (Pb). Pelat-pelat ditempatkan pada batang penghubung. Pemisah atau separator menjadi isolasi diantara pelat itu, dibuat agar baterai acid mudah beredar disekeliling pelat. Bila ketiga unsur kimia ini berinteraksi, muncullah arus listrik.
Cara Kerja Akumulator sbb :
Pada saat pemakaian
Pelat(+) PB02 Timbal Peroksida
+
Elektrolit 2H2SO4 Asam Sulfat dan Air
-
Pelat(-) Pb Timbal berpori
1.      PERUBAHAN KIMIA PADA SAAT PELEPASAN MUATAN LISTRIK 
Aki memberikan aliran listrik jika dihubungkan dengan rangkaian luar misalnya, lampu, radio dan lain-lain. Aliran listrik ini terjadi karena reaksi kimia dari asam sulfat dengan kedua material aktif dari plat positif dan plat negatif. Pada saat pelepasan muatan listrik terus menerus, elektrolit akan bertambah encer dan reaksi kimia akan terus berlangsung sampai seluruh bahan aktif pada permukaan plat positif dan negatif berubah menjadi timbal sulfat. Jika Aki tidak dapat lagi memberi aliran listrik pada voltage tertentu, maka aki tersebut dalam keadaan lemah arus (soak).
Pada saat pengisian
Pelat(+) PbSO4Timbal Sulfat
+
Elektrolit 2H2O   air
+
Pelat(-) PbSO4Timbal Sulfat
2.      PERUBAHAN KIMIA PADA SAAT PENGISIAN MUATAN LISTRIK 
Pada proses pengisian muatan listrik, kembali terjadi proses reaksi kimia yang berlawanan dengan reaksi kimia pada saat pelepasan muatan. Timbal peroksida terbentuk pada plat positif dan timbal berpori terbentuk pada plat negatif, sedangkan berat jenis elektrolit akan naik, karena air digunakan untuk membentuk asam sulfat. Aki kembali dalam kondisi bermuatan penuh.

Jadi secara sederhana cara kerja dari aki adalah berubahnya reaksi kimia antara aktif material (Pb, PbO, PbSO4) dan media elektrolit (larutan asam sulfat atau H2SO4) yang menimbulkan beda potensial antara kutub positif dan negative sehingga menghasilkan arus listrik sampai batas waktu tertentu.

  MANFAAT
Manfaat aki diantaranya :
1.      Alat untuk menghimpun tenaga listrik (dipakai pada mesin mobil dsb)
2.       Penghasil dan penyimpan daya listrik hasil reaksi kimia
3.      Peranti untuk mengubah tenaga listrik menjadi tenaga kimia atau sebaliknya

PENYEBAB AKI TEKOR
Aki Tekor adalah kondisi dimana aki tidak mau bekerja seperti sebagaimana mestinya , penyebabnya diantaranya yaitu :
1.      Pemakaian aki secara berlebihan
2.      Terdapat jalur yang hubung pendek atau konslet
3.      Kiprok yang berwujud dioda bridge sebagai penyuplai daya ke aki rusak.

PERAWATAN AKI
Meski memiliki fungsi yang sangat vital, kadang perawatan aki kurang diperhatikan. Kurangnya perawatan terhadap komponen ini, tentu saja dapat menimbulkan masalah terhadap kinerja aki , salah satunya akan berakibat lebih pendeknya usia pakai aki dari yang seharusnya. Berikut adalah tips perawatan aki agar dapat bekerja secara optimal dan tentu saja tidak mudah rusak.
1.      Matikan Komponen Kelistrikan Ketika Mesin Mati
Selesai berkendara, matikan dulu komponen kelistrikan sebelum mematikan mesin, agar muatan listrik pada aki tidak berkurang, dan saat dihidupkan kembali, beban aki mampu memenuhi kebutuhan sistem starter.
2.      Panaskan Mesin Kendaraan
Kendaraan yang jarang digunakan dapat memperpendek umur aki . untuk kendaraan yang jarang digunakan sebaiknya secara rutin memanaskan mesin secukupnya atau dapat pula melepas terminal negatif aki .
3.      Periksa level air aki
Permukaan air aki harus dipertahankan antara batas atas dan batas bawah, oleh karena itu perlu diperiksa secara rutin minimal satu bulan sekali. Jika air yang terdapat dalam aki berada di bawah batas bawah (lower level yang tertera dalam kemasan aki ), sementara aki tersebut terus digunakan maka hal ini dapat menyebabkan terjadinya kerusakan aki . Pengisian yang melewati batas atas (berlebihan), airnya bisa meluap dan merusak bagian kendaraan. Untuk menambah air aki yang berkurang, gunakan air aki biasa, jangan menggunakan accu zuur, karena accu zuur hanya digunakan untuk aki baru yang belum dipakai.
Catatan: air aki biasa = air murni/air suling; accu zuur = campuran air murni dan sulfat(H2SO4).
4.      Periksa Terminal Aki
Kondisi kendor dan karat pada terminal aki dapat mengakibatkan aliran arus listrik tidak sempurna, hingga dapat menimbulkan ledakan pada aki akibat percikan api pada bagian sambungan. Jika sambungan dengan terminal kendor tinggal dikuatkan saja, namun jika dipermukaan terminal aki kotor atau berkarat maka harus dibersihkan dengan menggunakan sikat kawat.
5.      Periksa Pengikat Aki
Pastikan aki diikat dengan kuat atau posisinya tidak bergeser bila mobil berjalan. Aki yang sering terguncang umurnya menjadi lebih pendek. Namun jangan terlalu kencang, karena akan mengakibatakan kerusakan fisik (pecah/retak) pada badan aki itu sendiri..
6.      Periksa Apakah Terdapat Kebocoran Aki
Berhati-hati pada area yang ditemukan kebocoran dari bagian badan aki , segera keringkan dan bersihkan area tersebut dan kuatkan penutup sumbat pada aki . Apabila terjadi kebocoran dari aki badan, segera ganti aki dengan yang baru.
7.      Periksa Berat Jenis Aki
Jika aki telah diisi ulang, cek berat aki dengan menggunakan hydrometer (biasanya terdapat di bengkel-bengkel). Jika berat jenisnya di bawah ukuran dari aki tersebut, gantilah aki tersebut dengan aki yang baru.
8.      Pemasangan dan Pelepasan Aki
Untuk pemasangan aki , pastikan tidak ada benda-benda asing dalam kondisi mati. Pada saat melepaskan kabel, maka lepaskan terlebih dahulu kabel negatif baru kemudian kabel positif.Untuk memastikan kondisi aki anda, selalu lakukan servis berkala di bengkel resmi Toyota. bengkel Toyota akan merawat dan melakukan pengecekan aki dengan seksama dengan peralatan aki tester yang canggih. Jika Aki anda sudah aus , gantilah dengan TGB (Toyota Genuine Battery), aki yang diproduksi khusus kendaran Toyota.

Sistem Pelumasan Pada Kendaraan

Posted By: faqih bahrudin - 12:16 PM
SISTEM PELUMASAN 


 A. Pengertian  


      Pelumas memegang peranan penting dalam desain dan operasi semua mesin otomotif. Umur dan service yang diberikan oleh mobil tergantung pada perhatian yang kita berikan pada pelumasannya. Pada motor bakar,  pelumasan bahkan lebih sulit dibanding pada mesin-mesin  lainnya, karena di sini terdapat panas terutama di sekitar torak dan silinder, sebagai akibat leadakan dalam ruang pembakaran. Tujuan utama dari pelumasan setiap peralatan mekanis adalah untuk melenyapkan gesekan, keausan dan kehilangan daya. Tujuan lain dari pelumasan pada motor bakar adalah:
  1. Menyerap dan memindahkan panas.
  2. Sebagai penyekat lubang antara torak dan silinder sehingga tekanan tidak bocor      dari ruang pembakaran.
  3. Sebagai bantalan untuk meredam suara berisik dari bagian-bagian yang bergerak.
Pada sisitem pelumasan terdapat beberapa macam sistem yang saling melengkapi agar terjadinya pelumasan yang baik di dalam suatu kendaraan. Mesin terdiri dari banyak komponen yang bergerak dan bersentuhan satu sama lainnya seperti  Crankshaft, connecting rod, dan komponen mekanisme katup. Pada saat mesin bekerja, gesekan antar komponen yang saling bersinggungan membuat mesin kehilangan tenaga, dan keausan dari komponen, bahkan mesin dapat berhenti beroperasi.  Oleh karena itu, fungsi minyak pelumas adalah mencegah kontak langsung antara dua logam yang bergesekan.


B. Prinsip Kerja
      Oli diangkat dari bak oli ( carter), oleh suatu sedotan, dari pompa oli yang digerakkan oleh perputaran roda gerigi yang dikoperlkan dengan perputaran poros engkol, melalui pipa hisap. Dari pompa oli, disalurkan melalui pipa pembagi, kemudian dialirkan ke suatu media pendinginan yang berupa pipa penunjang melingkar satu setengah ( 1 ½ ) lingkar dnegan dinding bersirip untuk memperluas permukaan pipa sehingga proses pendinginan lebih lancar dari udara sekitarnya atau berupa radiator oli atau tanpa kedua sistem pendinginan tersebut, tergantung dari kapasitas diesel.
        Dalam hal yang terakhir ini oli hanya disalurkan ke dalam pipa yang cukup pendek saja ( y pass). Dari ini kotoran oli yang mungkin terbawa, baik dari luar maupun sirkulasi di dalam mesin sendiri. Sistem Pelumasan pada Rosker Arm dari klep, didapatkan melalui camp shaft, tappel dan push rod langsung menembus baud pengatur jarak rosker arm ( Rocker Arm Bearing) kemudian menetes keluar sejenak ditampung bak per klep ; melalui celah antara push rod dan pipa pelindung push rod, oli mengalir ke bahah menuju ke bak charter. Untuk pelumasan ada metal-metal dan juga dinding-dinding silinder, oli disalurkan melalui pipa kapiler yang terdapat dalam dinding charter ( crank case), juga masuk ke dalam pipa yang sejenis dengan crank case)

C. Fungsi
1. Fungsi Pelumasan
a. Mengurangi gesekan 
Mesin sepeda motor terdiri dari beberapa komponen, terdapat komponen yang diam dan ada yang bergerak. Gerakan  omponen satu dengan yang lain akan menimbulkan gesekan, dan gesekan akan mengurangi tenaga, menimbulkan keausan, menghasilkan kotoran  dan panas. Guna mengurangi gesekan maka antara bagian yang bergesekan dilapisi oli pelumas (oil film).
b. Sebagai peredam
Piston, batang piston dan  poros engkol merupakan  bagian mesin menerima gaya yang berfluktuasi, sehingga saat menerima gaya tekan yang besar memungkinkan menimbulkan benturan yang keras dan menimbulkan suara berisik. Pelumas berfungsi untuk melapisi antara bagian tersebut dan meredam benturan yang terjadi sehingga suara mesin lebih halus.
c. Sebagai anti karat
Sistem pelumas berfungsi untuk melapisi logam dengan oli, sehingga mencegah kontak langsung antar logam dengan udara maupun maupun air dan terbentuknya karat dapat dihindari.
Bagian bagian yang penting dari mobil yang memerlukan pelumasan adalah
  1. Dinding silinder dan torak
  2. Bantalan poros engkol dan batang penggerak
  3. Bantalan poros kam
  4. Mekanisme katup
  5. Pena poros
  6. Kipas pendingin
  7. Pompa
  8. Mekanisme pengapian
2. Fungsi Oli
Fungsi dari oli pelumas adalah :
  1. Mengurangi keausan engine agar minimum.
  2. Mengurangi gesekan dan kehilangan tenaga yang diakibatkannya.
  3. Memindahkan panas.
  4. Mengurangi suara engine
  5. Sebagai perapat.
  6. Membersihkan kompone-komponen engine
D. Macam - Macam Sistem Pelumasan
1. Jenis percik ( splash type)
Pada jenis ini stang seher dilengkapi dengan sendok yang berada pada ujung bagian bawah dari stang seher . Sehingga saat  mesin berputar, maka sendok pemercik akan memercikan oli yang di bak oli ke dinding silinder dan bearing. Jenis ini memiliki konstruksi yang sangat sederhana , namun sulit untuk melumasi bagian - bagian yang memiliki celah lebih sempit. Sistem pelumasan percik adalah sistem pelumasan dengan memanfaatkan gerakan dari bagian yang bergerak untuk memercikan minyak pelumas ke bagian-bagian yang memerlukan pelumasan, misal: poros engkol berputar sambil memercikan minyak pelumas untuk melumasi dinding silinder.

Cara kerja :
Saat mesin hidup, poros engkol berputar, bagian poros engkol yang menyerupai sendok membawa minyak pelumas dan akhirnya minyak pelumas memercik ke atas melumasi dinding silinder.

2. Jenis tekanan ( pressure feed type )
Pada jenis ini sistem pelumasan menggunakan pompa oli yang berguna untuk mensirkulasikan minyak pelumas.  Jenis inilah yang sekarang digunakan pada kendaraan baik mobil ataupun sepeda motor.
Adapun pompa oli yang digunakan ada bermacam - macam yaitu : 
a. model roda gigi ( gear type )
b. model trocoid

Minyak pelumas di dalam karter dihisap dan ditekan ke dalam bagian-bagian yang dilumasi dengan menggunakan pompa oli. Sistem pelumasan ini sangat cocok untuk melumasi bagian-bagian mesin yang sangat presisi. Aliran minyak pelumas tergantung pada jumlah putaran mesin, hal ini dikarenakan pompa oli diputarkan oleh mesin. Sistem pelumasan ini digunakan pada mesin 4 tak dan memiliki kelebihan pelumasan merata dan teratur. Minyak pelumas yang telah melumasi bagian-bagian mesin akan kembali ke karter kembali.

3. Jenis kombinasi
Pada sistem pelumas tipe ini adalah penggabungan dari sistem pelumas tipe 1 dan tipe 2 .


E. Komponen Sistem Pelumasan
a. Oil Pressure Switch
Suatu komponen yang berfungsi sebagai switch yang mengaktifkan lampu peringatan bila tekanan oli tidak tercukupi pada saat mesin mobil dinyalakan.

b. Oil Pump
Suatu komponen yang berfungsi untuk menarik oli yang berada di Oil Pump dan memompa oli tersebut ke seluruh bagian mesin mobil. Jenis - jenis oil pump :
1.  Pompa oli Tipe Internal Gear
Roda gigi yang digerakkan (driven gear) pada pompa oli digerakkan oleh gigi penggerak (drive gear) yang dihubungkan langsung ke chamsaft. Ruang volume dibentuk oleh dua gigi yang berubah-ubah pada saat  berputar. Oli dihisap dalam pompa oli bila volume bertambah, dan oli akan keluar bila volume berkurang. Pompa oli tipe internal (internal gear type) kontruksinya sederhana dan kemampuannya dapat diandalkan.


Gambar Cara Kerja Pompa Tipe Internal
2. Pompa eksternal gear
 Pompa oli tipe external gear terdiri dari dua roda gigi seperti diperlihatkan pada gambar dibawah ini. Roda gigi penggerak (drive gear) digerakkan oleh chamshaft. Karena tidak adanya ruangan didalam housing seperti halnya dengan inlet dan saluran keluar (discharge opening) serta kecilnya ruangan antara gigi dan housing, saat gigi berputar oli tertekan keluar dari housing ke saluran keluar. Pompa oli tipe external gear sudah lama digunakan, sebab kontruksinya lebih sederhana serta lebih akurat.

Gambar Cara Kerja Pompa Tipe Eksternal Gear
3. Pompa Trochoid
    Pompa oli model trochoid dilengkapi 2 rotor (rotor penggerak dan rotor yang digerakkan) didalam rumah pompa. Bila rotor penggerak berputar seperti pada gambar, rotor yang digerakkan langsung ikut sama-sama berputar. Poros rotor penggerak tidak satu titik pusat (offset) dengan rotor yang digerakkan.
   Oleh karena itu besarnya ruangan dibentuk oleh kedua rotor berputar, oli terhisap ke pompa ketika ruangan membesar dan oli tertekan keluar ketika ruangannya mengecil. Tipe ini lebih sederhana dibandingkan dengan model gigi dan lebih dapat diandalkan. Selain itu juga, volume oli yang keluar lebih besar untuk setiap kali berputar. Ini berarti ukuran atau bentuk pompa dapat diperkecil.
Gambar Cara Kerja Tipe Trochoid
c. Relief Valve
Komponen ini bekerja untuk membebaskan tekanan pada saat Oil Pump mempunyai tekanan yang berlebihan.
d. Oil Strainer

Komponen yang berupa saringan oli dan terpasang di saluran masuk oli untuk memisahkan partikel yang besar dari oli.

e. Oil Filter
Komponen ini berfungsi sebagai penyaring kotoran yang tidak diinginkan dari oli mesin yang secara bertahap akan terkontaminasi dengan kotoran besi dan lainnya.


F. Cara Kerja 



DAFTAR PUSTAKA

Anonim. 2013. Macam - Macam Sistem Pelumasan http://www.rider-system.net/2013/02/macam-macam-sistem-pelumasan.html diakses pada tanggal 19 Mei 2014 pukul 20:13 WIB

http://xlusi.com/saringan-oli-dan-pompa-oli-sepeda-motor.html#more-2665

http://www.laskar-suzuki.com/2013/01/macam-pompa-oli-yang-digunakan-motor.html

PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA UAP BATUBARA

Posted By: faqih bahrudin - 12:59 PM


COAL BASED STEAM POWER PLANT
PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA UAP BATUBARA
            Pengertian
Pembangkit listrik tenaga panas batubara adalah salah satu pembangkit listrik dari berbagai macam pembangkit listrik yang ada. Pada pembangkit ini steam / uap dihasilkan melalui pembakaran batu bara dan hasil dari pembakaran batu bara tersebut digunakan untuk memutar turbin.
            Di Indonesia sendiri PLTU bahan bakar batubara adalah pembangkit listrik yang paling banyak digunakan, disamping solar / diesel ( PLTD ) dan tenaga air ( PLTA ).
            Mekanisme kerja

            Mekanisme kerja dari pembangkit listrik ini dapat dibagi menjadi beberapa proses :
1.      Tungku / Firebox
Hal pertama yaitu dengan melebur batubara menjadi serbuk / tepung , hal ini guna mempermudah masuk ke dalam boiler yang melalui pipa. Lalu serbuk tadi dicampur dengan udara panas yang dihembuskan oleh kipas, udara panas sendiri dibuat oleh heater yang ada di dalam power plant tersebut.
Dengan tekanan tinggi, campuran udara dan serbuk batubara tadi disemprotkan ke tungku yang berada di boiler.
2.      Ketel / Boiler
Di dalam boiler, air di alirkan melalui pipa ke boiler, lalu di dalam boiler tersebut air tersebut akan berubah menjadi uap akibat panas hasil pembakaran campuran batu bara dan udara tadi.
Uap tersebut memiliki suhu hingga 1000º F atau 537 º C dengan tekanan sebesar 3500 psi atau 240 bar dan kemudian dialirkan ke turbin.
3.      Turbin
Uap yang memiliki tekanan tinggi tersebut akan mendorong pisau – pisau turbin untuk berputar. Dan poros turbin yang dihubungkan dengan generator akan menghasilkan listrik.
4.      Kondensator / Condenser
Setelah melewati turbin maka uap tersebut akan menuju ke kondensator. Di dalam kondensator tersebut uap panas itu akan didinginkan dan diembunkan menjadi air kembali.
Proses pendinginan ini sistemnya dengan penyerapan panas uap ke air sebagai media pendingin. Untuk mendinginkan uap dengan suhu tinggi tersebut dibutuhkan jumlah air yang banyak.
5.      Kondensator Air Pendingin / Condenser Water Cooling
Air akan dipompa ke dalam pipa tabung yang berjalan di sepanjang kondensator, air tersebut bertugas sebagai penyerap panas uap yang melalui kondesator dan mengubah uap itu menjadi air. Setelah itu air dipompa kembali ke boiler untuk diubah menjadi uap kembali.
Analisis Penerapan PLTU Batubara di Indonesia
a.       Kelebihan
1)      Stok melimpah
Stok batu bara di Indonesia yang melimpah tidak akan menjadi masalah untuk menghidupi kerja dari pembangkit listrik tersebut. Dikutip dari kompas.com stok batu bara Indonesia mencapai 31 milliar ton. Serta dilihat dari laju produksi batu bara ( tahun 2009 mencapai  225 juta ton ) dengan laju penyerapan yang sedikit ( 35% dalam negeri , 70% ekspor).
2)      Murah
Pembangunan pembangkit listrik dengan tenaga batu bara lebih murah daripada pembangkit listrik sumber lain. Karena stok batubara yang melimpah membuat harganya murah sehingga berdampak pada ongkos produksi. Cocok jika diaplikasikan di Indonesia yang masih membutuhkan banyak pembangkit energi.
3)      Relatif aman
Kegagalan dalam pembangkit listrik dengan batu bara tidak seperti pada pembangkit dengan reaktor nuklir, yang dapat mengakibatkan dampak yang luas dan buruk, Biasanya dampak hanya mencakup internal pembangkit itu saja. Cocok untuk Indonesia yang termasuk kawasan rawan gempa.
4)      Tidak bergantung kondisi alam
Pembangkit listrik tenaga uap batubara tidak seperti pembangkit dengan energi surya ataupun angin yang bergantung pada kondisi alam. Selama masih ada stok batubara, dapat beroperasi terus menerus.
b.      Kelemahan
1)      Emisi tinggi
Bahan bakar batubara memiliki kandungan emisi yang tinggi , hal ini menyebabkan pencemaran udara dan efek gas rumah kaca yang memiliki efek negatif bagi lingkungan.

2)      Efisiensi rendah
Efisiensi pada pembangkit ini termasuk rendah, berkisar antara 33-36%.
3)      Buruk untuk jangka panjang
Jumlah batubara di alam lama kelamaan akan habis, disamping itu batubara juga tidak dapat diperbaharui. Oleh karena itu Indonesia perlu mengembangkan energi terbarukan, seperti panas bumi dan nuklir.

Copyright © 2013 Machine Squad™ is a registered trademark.

Designed by Templateism. Hosted on Blogger Platform.